Masa Hukuman di Neraka yang Sudah Habis
Sering kita dengar keterangan bahwa semua orang muslim masuk surga walaupun ada juga yang sebelumnya menjadi penghuni neraka. Benarkah? Dan bagaimana prosesnya? Simak konsultasi berikut!
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berkonsultasi mengenai agama.
Sesuai pemahaman saya, orang yang kekal tinggal di neraka hanyalah orang kafir. Adapun orang Muslim, meskipun sempat dimasukkan ke neraka, pada akhirnya akan dipindahkan ke surga setelah masa hukuman mereka di neraka selesai.
Pertanyaan saya adalah: Apakah terdapat keterangan dalam Al-Qur’an atau hadis Nabi mengenai bagaimana proses orang-orang tersebut dimasukkan ke surga? Apakah mereka langsung dimasukkan begitu saja, atau Allah melibatkan makhluk lain dalam proses tersebut?
Demikian pertanyaan saya. Saya mengucapkan terima kasih atas pencerahan yang diberikan.
Wassalam.
Jawaban:
Wa’alaikumussalam Wr. Wb.
Betul sekali, setiap orang yang di hatinya masih ada iman akan dimasukkan ke surga, meskipun sebelumnya ia dimasukkan ke neraka karena dosa-dosanya.
Salah satu dalilnya adalah hadis dari Abu Sa’id Al-Khudri RA berikut ini:
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِذَا دَخَلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ، وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ يَقُولُ اللَّهُ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ إِيمَانٍ فَأَخْرِجُوهُ. فَيُخْرَجُونَ قَدِ امْتُحِشُوا وَعَادُوا حُمَمًا، فَيُلْقَوْنَ فِي نَهَرِ الْحَيَاةِ، فَيَنْبُتُونَ كَمَا تَنْبُتُ الْحِبَّةُ فِي حَمِيلِ السَّيْلِ ـ أَوْ قَالَ ـ حَمِيَّةِ السَّيْلِ ". وَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " أَلَمْ تَرَوْا أَنَّهَا تَنْبُتُ صَفْرَاءَ مُلْتَوِيَةً ".
"Dari Abu Sa’id Al-Kudri RA, bahwa sesungguhnya Nabi SAW bersabda: “Ketika orang-orang surga telah masuk surga dan orang-orang neraka telah masuk neraka, Allah akan berfirman, 'Keluarkanlah (dari neraka) siapa yang di dalam hatinya ada iman sebesar biji sawi.' Mereka akan dikeluarkan, dan pada saat itu mereka telah terbakar dan menjadi seperti arang, kemudian mereka akan dilemparkan ke dalam sungai Al-Hayat (sungai kehidupan) dan mereka akan tumbuh seperti biji yang tumbuh di tepi aliran air hujan."
Nabi ﷺ bersabda, "Tidakkah kalian melihat bahwa biji yang tumbuh itu berwarna kuning dan melintir?" (HR. Al-Bukhari).
Dari hadis tersebut, jelas dapat dipahami bahwa seorang Muslim yang masuk neraka nantinya juga akan dimasukkan ke surga. Jasad mereka yang hangus akan dimandikan di sungai Al-Hayah sehingga menjadi bersih kembali dan layak masuk surga.
Mengenai pertanyaan apakah ada perantara (wasilah) yang menyebabkan mereka diampuni, jawabannya tentu ada. Hadis berikut menjelaskannya:
حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنَ النَّارِ بِشَفَاعَةِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم فَيَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ، يُسَمَّوْنَ الْجَهَنَّمِيِّينَ ".
“Telah menceritakan kepada kami Imran bin Husain -semoga Allah meridhainya- dari Nabi ﷺ bersabda: "Akan keluar sekelompok orang dari neraka dengan syafaat Muhammad ﷺ, lalu mereka akan masuk surga. Mereka disebut sebagai Al-Jahannamiyin." (HR. Al-Bukhari).”
Namun, perlu diingat, mungkin sebagian orang menyalahartikan syafaat dengan berpikir: “Nanti juga kita akan masuk surga, masuk neraka sebentar saja kok!” Cara berpikir tersebut salah besar. Neraka bukan tempat yang ringan. Ingat, satu hari di neraka sama dengan seribu tahun di dunia. Na’udzubillahi min dzalik.
Demikian, dan semoga bermanfaat.
Wallahu A’lam.
Foto : Magnific